PENGARUH KUALITAS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN YANG DIMODERASI DENGAN PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH (SAP) BERBASIS AKRUAL DAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN PEMERINTAH
Abstrak
Abstraksi
Perkembangan akuntansi pemerintahan di Indonesia banyak mengalami perubahan sejak dikeluarkannya UU No.17 Tahun 2003 tentang keuangan negara. Laporan keuangan pemerintah atau negara harus disajikan sesuai Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) yang transparan dan akuntabel. Pelaporan keuangan pemerintah atau negara, dahulunya berbasis kas dan sekarang berbasis akrual. Pelaksanaan regulasi sistem akuntansi berbasis akrual dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor baik dari kualitas teknologi informasi, kompetensi sumber daya manusia dan lainnya. Penerapan pelaporan keuangan berbasis akrual diharapkan akan menghasilkan laporan keuangan pemerintah atau negarayang berkualitas sehingga mendukung pencapaian tujuan pemerintah Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk secara empiris menguji pengaruh kualitas teknologi informasi, kompetensi sumber daya manusia terhadap penerapan SAP berbasis akrual dan sistem akuntansi keuangan pemerintah serta pengaruhnya terhadap kualitas laporan keuangan. Penelitian dilakukan di Direktorat Jenderal Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Wilayah DIY Jawa Tengah, tepatnya pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix methods (metode campuran). Tahapan metodenya yaitu 1). metode kuantitatif dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada para responden dan dilanjutkan 2). metode kualitatif yaitu dengan wawancara pada para responden. Alat analisisnya Partial Least Square (PLS). Adapun target luaran dari penelitian ini berupa artikel yang terpublish dalam jurnal nasional dan menghasilkan buku referensi. TKT dalam penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) Berbasis Akrual dan Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah menggunakan mix methods. Hasil penelitian secara kuantitatif membuktikan bahwa 1). secara empiris penerapan SAP berbasis akrual dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia tetapi tidak dipengaruhi kualitas teknologi informasi, 2). penerapan sistem akuntansi keuangan pemerintah secara empiris dipengaruhi oleh kualitas teknologi informasi tetapi tidak dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia, dan 3). Kualitas laporan keuangan secara empiris dipengaruhi oleh sistem akuntansi keuangan pemerintah tetapi tidak dipengaruhi penerapan SAP berbasis akrual. Hasil secara kuantitatif sejalan dengan hasil secara kualitatif yang menunjukkan bahwa laporan keuangan yang disusun di Direktorat Jenderal Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Wilayah DIY Jawa Tengah, tepatnya pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII, sudah tergolong berkualitas karena laporan keuangan disusun secara benar sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) dan Prinsip-Prinsip yang berlaku yaitu Prinsip Akuntansi Berterima Umum (PABU). Sistem pencatatan akuntansi telah disusun mengikuti Peraturan Pemerintah dengan sistem pencatatan berbasis Akrual dan telah berjalan dengan baik walaupun masih terdapat sedikit kendala karena perbedaan pendapat dan pemahaman dalam proses penyusunan laporan keuangan.
Kata kunci: Standar Akuntansi Pemerintah (SAP), Akrual Basis, Sistem Akuntansi Keuangan,
Laporan Keuangan, Metoda Campuran, PLS