DAMPAK COVID-19 TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA DARI SISI NERACA PEMBAYARAN
Abstrak
Intisari
Jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia terus menunjukkan peningkatan yang pesat,hingga 24 November 2020, jumlah kasus telah mencapai 55,6 juta dan meninggal dunia 1,34 juta di seluruh dunia, 506.302 orang terpapar dan 16.111 orang meninggal di Indonesia (Satgas Covid-19, 2020). Bagaimana dampak terhadap perekonomian Indonesia jika dilihat dari sisi neraca pembayaran. Penelitian tersebut bertujuan untuk mengetahui sejauh mana dampak Covid-19 terhadap perekonomian Indonesia dilihat dari neraca pembayaran dan prediksi ke depan, apakah kemungkinan pandemi Covid-19 akan berlanjut dalam waktu yang lama. Dampak Covid-19 terhadap Neraca Pembayaran Indonesia sangat terasa pada akhir triwulan I tahun 2020 tercatat defisit sebesar USD 8.545 juta, kemudian pada triwulan II tahun 2020 meningkat drastis hingga surplus USD 9.245 juta. dan meski turun pada triwulan III, masih mencatat surplus USD 2.053 juta. . Ini lebih baik dari pada periode sebelumnya. Pada triwulan I 2018 dan 2019 terjadi defisit sebesar 3.855 juta USD dan surplus 2.410 juta USD. Kemudian pada triwulan II tahun 2018 terjadi defisit sebesar 4.309 juta USD dan 1.977 pada triwulan II tahun 2019. Dan triwulan III tahun 2018 dan 2019 masing-masing mengalami defisit sebesar 4.386 juta USD dan 46 juta USD.
Kata Kunci: Covid-19, Pendapatan Nasional, Neraca Pembayaran, Surplus-Defisit