RANCANGAN MINIMASI WASTE PADA PROSES PRODUKSI DRESS PADA CV NYWAN GARMINDO DENGAN MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA
Abstract
Waste adalah aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah dalam sebuah proses
produksi sehingga harus dikurangi atau dihilangkan. CV Nywan Garmindo adalah
sebuah perusahaan yang bergerak dibidang garmen yang memproduksi dress anak-anak.
Pada proses produksi CV Nywan Garmindo masih teridentifikasi beberapa waste. Oleh
karena itu penelitian ini berutujuan untuk mengidentifikasi waste yang terjadi serta
memberikan rancangan minimasi waste untuk bisa meningkatkan efektifitas serta efisiensi
proses produksi perusahaan.
Lean six sigma adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk
mengidentifikasi serta merancang minimasi waste untuk suatu proses produksi. Metode
ini dilakukan dengan dengan tahapan DMAIC seperti dengan langkah pada six sigma.
Beberapa alat analisis digunakan dalam lean six sigma seperti PAM, dan VSM untuk
mengidentifikasi waste. Kemudian diagram ishikawa dan FMEA untuk menganalisis
sebab-akibat dari waste dan memberikan rancangan minimasi.
Dari hasil identifikasi waste yang dilakukan, teridentifikasi ketujuh waste yaitu defect,
overproduction, waiting time, excessive transportation, excessive inventories, unnecessary motion,
dan excessive processing. Rancangan minimasi diprioritaskan pada pemberian pelatihan
dan pengawasan tenaga kerja untuk meningkatkan kualitas manusia, perbaikan metode
kerja disetiap divisi agar tidak menimbulkan aktivitas tambahan pada divisi lain,
pengaturan layout sistem produksi untuk mengefisienkan pergerakan material, serta
penggunaan proyeksi penjualan untuk menentukan jumlah produksi.
Kata Kunci: Waste, Minimisasi Waste, Lean Six Sigma